|
Menurut Kantor Berita Xinhua, selama beberapa hari ini organisasi masyarakat dan opini umum daratan Tiongkok , Taiwan dan Hong Kong beramai-ramai menyatakan tentangan dan kecaman keras terhadap keputusan pemimpin pihak penguasa Taiwan, Chen Shuibian tentang penghentian Dewan Penyatuan Negara dan Pedoman Penyatuan Negara.
Penanggungjawab Perhimpunan Saudara-saudara Setanahair dari Taiwan Tiongkok hari ini menyatakan, garis radikal "Taiwan Merdeka" yang dilaksanakan Chen Shuibian melanggar aspirasi aliran utama saudara-saudara setanah air Taiwan untuk mengusahakan perdamaian, ketenteraman dan perkembangan, juga melanggar kepentingan fundamental Taiwan dalam pengembangan ekonomi, kestabilan politik, keharmonisan masyarakat serta perkembangan perdamaian antara kedua tepi selat.
Penanggungjawab Dewan Pimpinan Liga Otonomi Demokratis Taiwan hari ini menunjukkan, keputusan Chen Shuibian untuk menghentikan operasional Dewan Penyatuan Negara dan pemberlakuan Pedoman Penyatuan Negara akan memicu ketegangan situasi baru di daerah Selat Taiwan, dan menyeret Taiwan ke kancah yang berbahaya.
Lebih dari 20 ketua persatuan-persatuan pengusaha Taiwan di daratan kemarin dalam surat himbauan bersamanya berpendapat bahwa tingkah laku Chen Shuibian itu mengejutkan masyarakat internasional dan kedua tepi selat, lebih-lebih para pengusaha Taiwan di daratan yang terpengaruh langsung. Mereka menghimbau pihak penguasa Taiwan lebih banyak bertolak dari kepentingan rakyat dan ekonomi Taiwan untuk mendorong perkembangan hubungan kedua tepi secara damai dan stabil.
Sebagian surat kabar di Taiwan dan Hong Kong kemarin juga berturut-turut menurunkan artikel mengkritik keputusan Chen Shuibian itu membahayakan hubungan antara kedua tepi selat, dan sangat merugikan kepentingan dan prospek rakyat Taiwan.
(Dari China Radio International)
|