| Tiongkok Menjadikan Daerah Bagian Barat Sebagai titik Berat Strategis Pengembangan dan Keterbukaan Periode Baru |
| 2009/10/16 |
Ekspo Internasional Tiongkok Barat Ke-10 dan Forum Kerja Sama Internasional Tiongkok Barat Ke-2 hari ini (16/10) dibuka di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan Tiongkok baratdaya. Perdana Menteri Wen Jiabao ketika menghadiri upacara pembukaan menyatakan, pemerintah Tiongkok tengah meneliti dan menyusun kebijakan baru untuk memperdalam pendorongan pembangunan besar-besaran daerah bagian barat, dan menjadikan kawasan tersebut sebagai titik berat strategi pengembangan dan keterbukaan pada periode baru. Berikut laporan rincinya. Awal tahun 2000, Tiongkok mengambil kebijakan strategi penting untuk membangun secara besar-besaran daerah bagian barat. Selanjutnya, pemerintah pusat terus memperbesar intensitas dukungan terhadap daerah bagian barat di bidang-bidang pemasokan dana, pengaturan proyek dan pertukaran tenaga kerja trampil. Melalui pengembangan selama satu dasawarsa, di daerah bagian barat mengalami perubahan dari hari ke hari. Dalam upacara pembukaan, Wen Jiabao menjelaskan, " Daerah bagian barat Tiongkok sekarang, ekonominya berkembang, sosialnya maju, seluruh etnis bersatu-padu dan daerah perbatasannya stabil, kini daerah tersebut telah menjadi garis front tirai pelindung ketahanan ekologi, tempat penyambungan sumber daya strategis dan keterbukaan garis pesisir yang penting Tiongkok. Daerah tersebut kini memasuki periode laju pertumbuhan yang cepat, mutu perkembangan yang paling baik, perubahan wajah kota dan desa yang paling besar dan massa rakyat mendapat manfaat yang paling banyak. Praktek membuktikan, kebijakan strategi pembangunan besar-besaran daerah bagian barat yang dilaksanakan pemerintah Tiongkok itu adalah tepat sepenuhnya." Dalam kurun waktu tahun 2000 hingga 2008, produk domestik regional bruto Tiongkok barat bertambah sampai 5.82 triliun yuan dari 1.66 triliun yuan RMB, pertumbuhan perkapita mencapai 11.7 persen, laju pertumbuhan lebih tinggi daripada level rata-rata seluruh negeri. Akan tetapi, yang tidak dapat disangkal ialah masalah strukturisasi dan sistematik yang terakumulasi dalam jangka panjang di daerah bagian barat Tiongkok masih sangat menonjol. Bersamaan dengan itu, sejak tahun lalu, terpaan ganda bencana alam maha besar dan krisis moneter internasional terhadap daerah bagian barat itu juga memungkinkan kawasan tersebut yang akan memasuki dasawarsa kedua mengalami kesulitan. Untuk itu, pemerintah Tiongkok dalam paket rencana melaksanakan secara menyeluruh penanggulangan krisis moneter internasional, terus berpegang teguh pada pendorongan secara mendalam pembangunan besar-besaran daerah bagian barat, sementara dalam "Usul mengenai Memelihara Perkembangan Stabil dan Relatif Cepat Daerah Bagian Barat Dalam Situasi Mengatasi Krisis Moneter Internasional" yang dikemukakan belum lama berselang, dengan tegas menempatkan pembangunan besar-besaran Tiongkok barat pada posisi yang menonjol. Dalam upacara pembukaan Ekspo Internasional Tiongkok Barat hari ini, Wen Jiabao menyampaikan pidato penggagas 'Meningkatkan Secara Menyeluruh Taraf Pengembangan Dan Keterbukaan Tiongkok Barat', sekali lagi menekankan kembali ketekadan pemerintah Tiongkok mengadakan pembangunan besar-besaran di daerah bagian barat. Dikatakannya, " Saya memberitahu kepada Anda, tekad pemerintah Tiongkok menerapkan strategi pembangunan besar-besaran daerah bagian barat tak tergoyahkan, kebijakannya tidak berubah dan intensitasnya tidak akan melemah." Wen Jiabao menyatakan, pemerintah Tiongkok akan memperhitungkan dua situasi keseluruhan dalam dan luar negeri dan membuat rencana atas dasar itu, meningkatkan secara menyeluruh level pembangunan tersebut pada status strategi yang lebih menonjol, berupaya membangun daerah Tiongkok barat sebagai kawasan pemusatan penting pengembangan industri modernisasi, memperhitungkan daerah teladan reformasi dan perkembangan kota dan desa serta kawasan pelopor pembangunan peradaban yang ramah lingkungan, mempercepat pola pertumbuhan ekonomi yang baru dan mempunyai situasi keseluruhan dan arti strategi. Untuk mewujudkan sasaran itu, Wen Jiabao menyatakan, " Tiongkok tengah meneliti dan menyusun kebijakan dasawarsa yang baru pendorongan secara mendalam pembangunan besar-besaran daerah bagian barat. Tiongkok senantiasa berpegang teguh pada kebijakan pokok negara yaitu keterbukaan terhadap dunia luar, meningkatkan dan menyempurnakan sistem ekonomi yang terbuka temasuk interaksi dalam dan luar, saling menguntungkan dan mencapai kemenangan bersama serta keterbukaan yang aman dan berefisiensi tinggi. Menjadikan strategi tersebut untuk mendorong kerja sama yang menyeluruh kawasan tersebut dengan negara sekitar, mendorong perkembangan dan kemakmuran bersama Tiongkok dengan berbagai negara di dunia." Wilayah bagian barat Tiongkok sangat luas dan berbatasan dengan 14 negara, potensi kerja sama dan perkembangannya sangat besar. Tiongkok akan terus mengukuhkan dan mengembangkan hasil kerja sama di bidang energi dan sumber daya dengan negara sekitar, terus menjajaki perluasan bidang dan model kerja sama. Membangun dengan aktif pembuluh nadi besar perhubungan internasional masuk keluar wilayah daerah bagian barat daya dan barat laut Tiongkok. |






