|
Saya merasa sangat gembira diundang
untuk menghadiri acara Peresmian Kantor Penghubung PPICh
Sumbagut, dan pada kesempatan yang cukup menggembirakan ini,
saya atas nama saya sendiri dan istri saya, atas nama rekan
saya dan seluruh anggota Kedubes RRT di RI mengucapkan
selamat sehangat-hangatnya kepada PPICh dan Kantornya
Sumbagut, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan
salam sebaik-baiknya kepada pemerintah dan rakyat RI,
teman-teman PPICh, terutama pimpinan pemerintah daerah dan
militer berserta sahabat-sahabat berbagai kalangan
masyarakat dari 4 propinsi di Pulau
Sumatra.
Sejarah pergaulan Tiongkok dan
Indonesia sudah lama, masyarakat kedua bangsa kita pertama
kali menjalin kontak justru di Pulau Sumatra. Pada abad ke 5
sampai ke 7 selama kejayaan kerajaan Sriwijaya di Indonesia,
Pendeta Fa-hsien dan I-tsing dari Tiongkok pernah datang
belajar kitab-kitab agama Budha di Sumatera. Sejak
terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara kita tahun
1950, terutama selama 10 tahun lebih sejak pemulihan
hubungan diplomatik tahun 1990, berdasarkan jiwa memandang
jauh ke masa depan, kedua pihak bersama membuka lembaran
baru bagi hubungan kedua negara melalui memperkuat
persahabatan, memperdalam saling-pengertian, meningkatkan
saling-percaya dan memperluas kerjasama. Kerjasama
multidimensional antara kedua negara di bidang politik,
ekonomi, militer maupun kebudayaan sedang berkembang secara
horizontal dan vertikal. Kunjungan timbal balik tingkat
tinggi mencapai puncak baru dalam 2 tahun terakhir ini. Pada
akhir tahun 1999, Presiden RI Abdurrahman Wahid berhasil
berkunjung ke RRT dengan sukses dan mencapaikan kesepahaman
mengenai penggalangan hubungan kerjasama yang menyeluruh,
bertetangga baik, dan saling percaya dalam jangka panjang.
Pada pertengahan tahun 2000 Wakil Presiden RRT Mr. Hu Jintao
melakukan kunjungan resmi ke RI atas undangan Wakil Presiden
Megawati Sukarnoputri dan kunjungannya mendapat sukses yang
cukup memuaskan. Pada balan November tahun 2001 Perdana
Menteri Mr. Zhu Rongji memenuhi undangan Presiden RI
Megawati Sukarnoputri dan melakukan kunjungan resmi ke
Indonesia. Selama kunjungan PM RRT di Indonesia, kedua pihak
menandatangani MOU tentang kerjasama pertanian, Persetujuan
Penghindaran pajak berganda dan pencegahan pengelakan pajak,
MOU tentang kerjasama Bank Sentral kedua negara, Persetujuan
kerjasama kebudayaan, MOU tentang rencana pengaturan
pelaksanaan perjalanan wisata luar negeri warga negara
Tiongkok ke Indonesia dls. Semua ini menandakan bahwa
hubungan Tiongkok-Indonesia sedang berkembang maju ke
tingkat kerjasama yang menyeluruh, bertetangga baik dan
saling percaya.
Perdagangan kedua negara
berkembanga cepat juga. Pada waktu pemulihan hubungan
diplomat tahun 1990, nilai perdagangan bilateral USD1,18
milyar, pada tahun 2000 sudah mencapai USD7,46 milyar. Nilai
perdagangan bilateral Januari sampai November tahun 2001
kurang lebih USD 6,23 milyar. Dewasa ini kedua negara sudah
menjalin kerjasama dalam proyek konkret antara lain di
bidang tenaga nuklir, penginderaan jauh, laser,
telekomunikasi, pertanian, perbiakan bibit unggul pohon,
perlindungan linkungan hidup, seismologi, kalibrasi,
pertambangan dsb. Menurut statistik pihak Indonesia, pada
tahun lalu Tiongkok sudah meloncat menjadi negara tujuan
expor No-6 terbesar dan negara pengimpor No 5 terbesar
produk non-migas bagi Indonesia. Hal ini memang membuktikan
bahwa ekonomi kedua negara saling mengisi dan perdagangan
bilateral berpotensi sangat besar, kedua pihak mempunyai
prospek kerjasama yang sangat luas dalam bidang pertanian,
perikanan, pembangunan infrastrutur perhubungan dan
informasi, pengembangan sumber daya alam(SDA) dan
manusia(SDM), usaha pariwisata, pendidikan, iptek
dll.
Seiring dengan perkembangan menyeluruh
hubungan persahabatan dan kerjasama kedua negara, pergaulan
dan kerjasama antara pemerintah daerah kedua
negara di tingkat propinsi dan kota berkembang pesat,
pertukaran persahabatan antara masyarakat juga semakin
aktif. Semua ini sudah menjadi salah satu ciri-ciri khas dan
tanda bagi perkembangan mendalam hubungan kedua negara. Pada
tahun 2000, 12 gubernur dari Indonesia memimpin 13 delegasi
tingkat propinsi mengunjungi Tiongkok, sedangkan dari pihak
kami juga ada sejumlah delegasi pemerintah daerah berkunjung
ke Indonesia pada tahun terakhir ini, antara lain dari kota
Beijing, Shanghai, Propinsi Fujian, Hubei, Hainan,
Guangdong, Guangxi, Xinjiang, Jilin, Shandong dll. Beijing
dan Jakarta sebagai Kota Saudara sudah menandatangani
rencana kerjasama dan pertukaran untuk tahun 2000-2001.
Sekarang antara Kota Shanghai dan Propinsi Jawa Timur,
Propinsi Hunan dan Propinsi Nusatenggara Barat, Propinsi
Fujian dan Propinsi Jawa Tengah, Propinsi Guangdong dan
Propinsi Sumatra Utara masing-masing sudah ditandatangani
MOU tentang terjalinnya hubungan persahabatan. Selain itu
sejumlah propinsi dan kota di Pulau Sumatera sedang
merundingkan penggalangan hubungan persahabatan serupa
dengan pemerintah daerah Tiongkok.
Setelah
didirikan pada tahun 2000, PPICh sudah bekerja banyak secara
efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan saling pengertian
dan pertukaran persahabatan masyarakat kedua negara, antara
lain dikirimnya delegasi ke Tiongkok untuk menghadiri acara
Perayaan Hari Nasional RRT, diundangnya rombongan kesenian
Tiongkok ke Indonesia untuk mengadakan pertunjukan,
diselenggarakannya acara peringatan untuk merayakan HUT
ke-50 dan ke-51 hubungan diplomatik kedua negara dls. PPICh
mensosialisasikan seluas-luasnya persahabatan Tiongkok dan
Indonesia dan berusaha keras untuk meningkatkan kerjasama
antara masyarakat kedua negara. Hari ini dengan
diresmikannya kantor penghubung PPICh Sumbagut dicerminkan
bahwa hubungan kedua negara semakin berkembang mendalam, dan
persahabatan antara masyarakat kedua negara semakin menjadi
kesepahaman rakyat. Saya berharap semoga PPICh terus
berkembang, terus memperkuat diri, supaya memberikan
sumbangan lebih besar dalam meningkatkan saling pengertian
dan pertukaran antara masyarakat kedua
negara.
Semoga Republik Indonesia makmur,
rakyatnya sejahtera.
Semoga 4 Propinsi tersebut
di Pulau Sumatera maju terus dan semakin eratnya kerjasama
dan persahabatan antara mereka dengan Tiongkok.
Semoga Kantor Penghubung PPICh Sumbagut
sukses.
Semoga para hadirin sehat walafiat dan
lancar sekses.
Hidup persahabatan antara
Tiongkok dan Indonesia.
Terima kasih.
|