|
Teruskan Usaha Pendahulu dan Rintis Jalan ke Masa
Depan, Tingkatkan Kerjasama RRC---RI Secara
Menyeluruh Sambutan Chen Shiqiu, Dubes RRC dalam Seminar Perayaan HUT ke-51
Hubungan Diplomatik RRC---RI dan HUT Ke-1 Berdirinya
Perhimpunan Persahabatan
Indonesia---China (2001/4/)
Y.M.
yang terhormat Bapak-bapak dan
Ibu-ibu yang Saya Hormati, Saya sangat gembira
menghadiri seminar ini, dan dengan kesempatan ini saya atas
nama Kedutaan Besar RRC di RI menyampaikan ucapan selamat
dan harapan sebaik-baiknya kepada pemerintah dan rakyat
Indonesia serta teman-teman dari Perhimpunan Persahabatan
Indonesia-China. Pergaulan dan persahabatan antara
rakyat Tiongkok dan Indonesia sudah bersejarah 2000 tahun
lebih. Tercapainya kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan
berdirinya China yang baru pada tahun 1949 meletakkan dasar
terjalinnya hubungan baru antara kedua bangsa kita pasca
Perang Dunia II. Pada tanggal 13 April 1950 kedua negara
menjalin hubungan diplomatik secara resmi. Konferensi
Asia-Afrika di Bandung tahun 1955 dan Lima Prinsip Hidup
Berdampingan Dengan Damai dan Dasasila Bandung yang ternama
merupakan sumbangan terpenting dari negara-negara baru Asia
Afrika, termasuk RI dan RRC dalam rangka membangun kembali
kesamaan derajat hubungan negara dan keadilan tata tertib
internasional. Sejak pertengahan 1960an, walaupun hubungan
kedua negara mengalami pasang surut, pergaulan dan
persahabatan antara rakyat kedua negara tidak pernah
terputuskan. Sejalan dengan selesainya Perang Dingin pada
awal 1990an dan dipulihkannya hubungan diplomatik RI-RRC,
hubungan kedua negara melangkah ke masa baru dan berkembang
kembali. Khususnya sejak Presiden Wahid dan Wapres Megawati
berkuasa dan menjalankan demokratisasi dan reformasi di
Indonesia, pemimpin kedua negara berpandangan jauh dan
berhasil mencapai kesepahaman untuk mengembangkan hubungan
kerjasama menyeluruh yang stabil, bertetangga baik dan
saling percaya dalam jangka panjang, membuat kerangka
pengarahan kerjasama kedua negara di abad baru. Selama dua
tahun ini, kontak tingkat tinggi antara peminpin kedua
negara bertambah sering, kerjasama menyeluruh multi tingkat
di berbagai kalangan mengalami kemajuan yang cepat antara
lain dalam bidang politik, ekonomi, parlemen, media masa,
agama, iptek, pariwisata, wanita, pemuda, olahraga dan lain
sebagainya. Nilai perdagangan bilateral tahun lalu sudah
mencapai US$ 7,46 milyar yang merupakan puncak dalam sejarah
hubungan perdagangan RI-RRC. RRC dan RI sebagai kedua negara
berkembang yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik, mempunyai
pandangan yang sama atau mirip dalam sejumlah isu
internasional yang penting, selalu saling mendukung dalam
memelihara kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan melawan
intervensi dari luar negeri dls, bersama-sama mendorong
secara aktif terbentuknya tata tertib politik dan ekonomi
internasional baru yang adil dan rasional. China menyokong
Indonesia secara bebas memilih paradigma ekonomi dan politik
yang sesuai dengan keadaan Indonesia sendiri, dan percaya
bahwa Indonesia akan berhasil memelihara kestabilan sosial
dan kerukunan etnik suku, mengwujudkan perkembangan ekonomi
nasional yang stabil, berimbang dan
berkesinambungan. Pada awal abad baru terdapat
kesempatan penting bagi China dan Indonesia untuk secara
lebih lanjut memperbaiki dan meningkatkan
hubungan. Kerjasama perdagangan dan investasi
bilateral mempunyai prospek perkembangan yang semakin
meluas. Kedua pihak seharusnya terus meningkatkan kunjungan
timbal balik tingkat tinggi, mempertambah pergaulan dan
pertukaran berbagai tingkat, jalur dan berbagai kalangan
antara lain baik pemerintah, partai, parlemen, militer,
kebudayaan, dunia media masa, dunia iptek, dunia akademi,
maupun Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM), mempercepat lebih
lanjut kerjasama dalam bidang ekonomi, perdagangan dan
iptek. Dan harus dikembangkan dengan sepenuhnya keunggulan
kedua negara masing-masing yang kaya dengan sumber daya alam
dan sumber daya manusia, didorong hubungan dagang bilateral,
investasi dan kerjasama iptek ke tingkat yang lebih tinggi
secara saling mengisi dan saling menguntungkan. Kedua pihak
patut terus meningkatkan koordinasi, konsultasi dan
kerjasama dalam urusan internasional dan regional, termasuk
PBB, WTO, APEC, ASEM(konferensi Asia Eropa) dan pertemuan
multilateral lainnya, supaya bersama membela kepentingan
negara-negara berkembang. Kami percaya bahwa hubungan RRC-RI
pasti akan memperoleh perkembangan baru yang lebih besar
berkat upaya bersama kedua pihak kita. Sesuai dengan
berkembang majunya hubungan resmi kedua negara secara
terus-menerus, pertukaran masyarakat kedua pihak juga
semakin aktif. Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China
didirikan dalam suasana bersahabat menjelang HUT ke-50
hubungan diplomatik RRC-RI, dan secara aktif berusaha
mempererat pergaulan dan persahabatan rakyat kedua bangsa
kita. Dalam satu tahun terakhir ini, Perhimpunan
Persahabatan Indonesia-China mengirim delegasi ke Tiongkok
dan menghadiri upacara perayaan hari nasional RRC tahun
2000, menerima kunjungan rombongan kesenian Tiongkok di
Indonesia dan mengadakan seminar yang bertema pengembangan
pertukaran dan persahabatan rakyat kedua negara dalam rangka
meningkatkan saling pengertian dan persahabatan kedua
bangsa. Hari ini Perhimpunannya secara khusus mengadakan
seminar dan resepsi perayaan. Semua yang tersebut di atas
merupakan salah satu lembaran gemilang dalam sejarah
pertukaran persahabatan rakyat kedua negara. Kami mohon
mudah-mudahan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China
memperluas kerjasama dengan lembaga dan perhimpunan
bersangkutan di Tiongkok dan memberi sumbangan lebih besar
supaya secara lebih lanjut memperdalam saling pengertian dan
pertukaran rakyat kedua negara. Terimakasih!
|