Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Tentang Tiongkok Berita Kedubes
 
Home > Info Kedubes > Sambutan Dubes
Teruskan Usaha Pendahulu dan Rintis Jalan ke Masa Depan, Tingkatkan Kerjasama RRC---RI Secara Menyeluruh(2001/4/14)
2004/04/22

Teruskan Usaha Pendahulu dan Rintis Jalan ke Masa Depan,
Tingkatkan Kerjasama RRC---RI
Secara Menyeluruh
Sambutan Chen Shiqiu, Dubes RRC
dalam
Seminar Perayaan
HUT ke-51 Hubungan Diplomatik RRC---RI
dan HUT Ke-1 Berdirinya Perhimpunan Persahabatan Indonesia---China
(2001/4/)

Y.M.    yang terhormat
Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang Saya Hormati,
Saya sangat gembira menghadiri seminar ini, dan dengan kesempatan ini saya atas nama Kedutaan Besar RRC di RI menyampaikan ucapan selamat dan harapan sebaik-baiknya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia serta teman-teman dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China.
Pergaulan dan persahabatan antara rakyat Tiongkok dan Indonesia sudah bersejarah 2000 tahun lebih. Tercapainya kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan berdirinya China yang baru pada tahun 1949 meletakkan dasar terjalinnya hubungan baru antara kedua bangsa kita pasca Perang Dunia II. Pada tanggal 13 April 1950 kedua negara menjalin hubungan diplomatik secara resmi. Konferensi Asia-Afrika di Bandung tahun 1955 dan Lima Prinsip Hidup Berdampingan Dengan Damai dan Dasasila Bandung yang ternama merupakan sumbangan terpenting dari negara-negara baru Asia Afrika, termasuk RI dan RRC dalam rangka membangun kembali kesamaan derajat hubungan negara dan keadilan tata tertib internasional. Sejak pertengahan 1960an, walaupun hubungan kedua negara mengalami pasang surut, pergaulan dan persahabatan antara rakyat kedua negara tidak pernah terputuskan. Sejalan dengan selesainya Perang Dingin pada awal 1990an dan dipulihkannya hubungan diplomatik RI-RRC, hubungan kedua negara melangkah ke masa baru dan berkembang kembali. Khususnya sejak Presiden Wahid dan Wapres Megawati berkuasa dan menjalankan demokratisasi dan reformasi di Indonesia, pemimpin kedua negara berpandangan jauh dan berhasil mencapai kesepahaman untuk mengembangkan hubungan kerjasama menyeluruh yang stabil, bertetangga baik dan saling percaya dalam jangka panjang, membuat kerangka pengarahan kerjasama kedua negara di abad baru. Selama dua tahun ini, kontak tingkat tinggi antara peminpin kedua negara bertambah sering, kerjasama menyeluruh multi tingkat di berbagai kalangan mengalami kemajuan yang cepat antara lain dalam bidang politik, ekonomi, parlemen, media masa, agama, iptek, pariwisata, wanita, pemuda, olahraga dan lain sebagainya. Nilai perdagangan bilateral tahun lalu sudah mencapai US$ 7,46 milyar yang merupakan puncak dalam sejarah hubungan perdagangan RI-RRC. RRC dan RI sebagai kedua negara berkembang yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik, mempunyai pandangan yang sama atau mirip dalam sejumlah isu internasional yang penting, selalu saling mendukung dalam memelihara kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan melawan intervensi dari luar negeri dls, bersama-sama mendorong secara aktif terbentuknya tata tertib politik dan ekonomi internasional baru yang adil dan rasional. China menyokong Indonesia secara bebas memilih paradigma ekonomi dan politik yang sesuai dengan keadaan Indonesia sendiri, dan percaya bahwa Indonesia akan berhasil memelihara kestabilan sosial dan kerukunan etnik suku, mengwujudkan perkembangan ekonomi nasional yang stabil, berimbang dan berkesinambungan.
Pada awal abad baru terdapat kesempatan penting bagi China dan Indonesia untuk secara lebih lanjut memperbaiki dan meningkatkan  hubungan. Kerjasama perdagangan dan investasi bilateral mempunyai prospek perkembangan yang semakin meluas. Kedua pihak seharusnya terus meningkatkan kunjungan timbal balik tingkat tinggi, mempertambah pergaulan dan pertukaran berbagai tingkat, jalur dan berbagai kalangan antara lain baik pemerintah, partai, parlemen, militer, kebudayaan, dunia media masa, dunia iptek, dunia akademi, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM), mempercepat lebih lanjut kerjasama dalam bidang ekonomi, perdagangan dan iptek. Dan harus dikembangkan dengan sepenuhnya keunggulan kedua negara masing-masing yang kaya dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia, didorong hubungan dagang bilateral, investasi dan kerjasama iptek ke tingkat yang lebih tinggi secara saling mengisi dan saling menguntungkan. Kedua pihak patut terus meningkatkan koordinasi, konsultasi dan kerjasama dalam urusan internasional dan regional, termasuk PBB, WTO, APEC, ASEM(konferensi Asia Eropa) dan pertemuan multilateral lainnya, supaya bersama membela kepentingan negara-negara berkembang. Kami percaya bahwa hubungan RRC-RI pasti akan memperoleh perkembangan baru yang lebih besar berkat upaya bersama kedua pihak kita.
Sesuai dengan berkembang majunya hubungan resmi kedua negara secara terus-menerus, pertukaran masyarakat kedua pihak juga semakin aktif. Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China didirikan dalam suasana bersahabat menjelang HUT ke-50 hubungan diplomatik RRC-RI, dan secara aktif berusaha mempererat pergaulan dan persahabatan rakyat kedua bangsa kita. Dalam satu tahun terakhir ini, Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China mengirim delegasi ke Tiongkok dan menghadiri upacara perayaan hari nasional RRC tahun 2000, menerima kunjungan rombongan kesenian Tiongkok di Indonesia dan mengadakan seminar yang bertema pengembangan pertukaran dan persahabatan rakyat kedua negara dalam rangka meningkatkan saling pengertian dan persahabatan kedua bangsa. Hari ini Perhimpunannya secara khusus mengadakan seminar dan resepsi perayaan. Semua yang tersebut di atas merupakan salah satu lembaran gemilang dalam sejarah pertukaran persahabatan rakyat kedua negara. Kami mohon mudah-mudahan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China memperluas kerjasama dengan lembaga dan perhimpunan bersangkutan di Tiongkok dan memberi sumbangan lebih besar supaya secara lebih lanjut memperdalam saling pengertian dan pertukaran rakyat kedua negara.
Terimakasih!

Suggest to a friend
  Print